Matahari Pagi, Tak Lebih dari Pukul Delapan

Kesehatan kulit harus dijaga sejak dini, dan itulah yang saya lakukan terhadap anak-anak saya. Saya adalah seorang ibu dengan dua orang anak. Anak sulung saya berusia empat tahun dan yang kedua berusia tiga tahun, keduanya perempuan. Kulit bayi, atau balita, memang belum memiliki masalah seperti yang dialami orang dewasa, namun tidak ada salahnya untuk menjaga kesehatan mereka sejak masih sangat dini.

Kesehatan kulit Anak

Merawat kulit sejak dini tentu akan memberikan manfaat tersendiri meskipun akan sedikit merepotkan. Namun bagi ibu rumah tangga yang tugasnya hanya merawat anak dan suami, kegiatan-kegiatan ini bisa sangat menyenangkan apalagi jika hasilnya sudah dapat terlihat pada kulit anak-anak saya.

Saya adalah penggemar kulit putih bersih, kesehatan kulit memang yang utama tapi kebersihan dan penampilannya juga tidak kalah penting. Kulit saya sendiri berwarna sawo matang, sedangkan suami saya sangat putih karena ayah dan ibunya yang merupakan warga keturunan Asia Timur. Demi menjaga kulit anak saya agar selalu terlihat putih bersih, saya sengaja tak mengizinkan mereka terkena sinar matahari setelah lewat dari pukul delapan pagi.

Sinar matahari memang media yang sangat baik untuk tulang karena mengandung vitamin D, namun menurut saya sinar matahari yang lebih dari jam delapan pagi hanya akan membakar kulit menjadi lebih coklat saja. Oleh karena itu, saya akan selalu menjaga kulit anak saya agar selalu sehat dan tampak putih bersinar dengan cara menjauhkan mereka dari cahaya matahari lewat dari pukul delapan pagi.

Belum ada Komentar untuk "Matahari Pagi, Tak Lebih dari Pukul Delapan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel